DATA SALURAN IRIGASI DI KABUPATEN KARAWANG
Sekitar 82 persen saluran irigasi teknis di Kabupaten Karawang rusak. Penyebabnya antara lain sedimentasi pada saluran air, munculnya tanaman-tanaman pengganggu, penyadapan air, dan pencurian pipa dam dengan merusak saluran irigasi. ”Lima puluh lima persen rusak parah, 27 persen rusak ringan, sedangkan 18 persen sisanya masih baik kondisinya. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini.
DATA IRIGASI DI KABUPATEN KARAWANG
|
NO |
SALURAN |
VOLUME |
|
|
PANJANG (KM) |
% |
||
|
1. |
INDUK |
78,97 |
100,00 |
|
|
- Rusak Ringan |
39,49 |
50,01 |
|
|
- Rusak Berat |
39,48 |
49,99 |
|
2. |
SEKUNDER |
451,40 |
100,00 |
|
|
- Baik |
135,00 |
29,91 |
|
|
- Rusak Ringan |
181,40 |
40,19 |
|
|
- Rusak Berat |
135,00 |
29,91 |
|
3. |
TERSIER |
878,00 |
100,00 |
|
|
- Baik |
424,00 |
50,00 |
|
|
- Rusak Ringan |
424,00 |
50,00 |
|
4. |
PEMBUANG |
912,00 |
100,00 |
|
|
- Baik |
91,00 |
9,98 |
|
|
- Rusak Ringan |
821,00 |
90,02 |
Permasalahan irigasi di Kabupaten Karawang adalah sebagai berikut :
- Pemanfaatan irigasi : Pertanian, Industri, Kebutuhan Air Minum dan lain-lain;
- Kerusakan irigasi mencapai 82% :
- Musim hujan ancaman banjir sekitar 22.500 Ha;
- Musim kemarau – ancaman kekeringan sekitar 11.000 Ha;
- Rendahnya kepedulian dan rasa memiliki terhadap jaringan irigasi (gulma, eceng gondok dan lain-lain);
- Belum berjalannya sistem pertanian hemat air (boros);
- Laju alih fungsi lahan 182 Ha/Tahun;
- Petugas pengelola air (PPA/Waker) masih kurang (kebutuhan 734 tersedia 148 orang)
- Belum optimalnya kinerja kelembagaan pengelola air di Kabupaten Karawang












