Pemerintah Kabupaten Karawang

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Alternative flash content

You need to upgrade your Flash Player

Get Adobe Flash player

WAKIL BUPATI KARAWANG: KRISIS KARAKTER HARUS DIATASI

E-mail Print PDF

Wakil Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana mengatakan bahwa saat ini Bangsa Indonesia telah mengalami krisis karakter, yang terlihat dari banyaknya generasi muda yang terbawa pengaruh negatif lingkungan dan perkembangan jaman. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati saat dirinya membuka Seminar Pendidikan “Membangun Karakter Sejak Dini sebagai Investasi Masa Depan Anak” yang digelar oleh Yayasan Pendidikan Al Mumtaaz, Sabtu (4/2).

Lebih lanjut Wakil Bupati mengatakan, salah satu contoh rusaknya generasi bangsa dapat kita ambil dari kasus kecelakaan di Tugu Tani, Jakarta, dimana sang supir kendaraan tersebut memiliki perilaku keseharian yang baik di keluarga, namun terbawa pengaruh buruk oleh lingkungannya dengan mengkonsumsi narkoba dan shabu-shabu. “Krisis karakter generasi bangsa ini, tentunya harus diatasi dan menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya, atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah menyambut baik atas prakarsa yang digagas oleh Yayasan Pendidikan Al Mumtaaz dalam upaya membangun karakter generasi muda bangsa, khususnya di Kab. Karawang. “Terlebih Al Mumtaaz telah mengkhususkan dirinya untuk tidak hanya mendidik ilmu dan pengetahuan anak, melainkan membentuk karakter anak secara substansial,” jelasnya.

Menurut Wakil Bupati, saat ini banyak lembaga pendidikan yang hanya memfokuskan dan mengedepankan diri dalam pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi. Padahal pendidikan karakter memiliki peran yang lebih penting dalam upaya pengembangan generasi bangsa di masa yang akan datang. “Sehingga ke depan anak-anak kita mampu menjadi pelindung dan menjaga martabat bangsa,” imbuhnya.

Kab. Karawang sendiri, lanjut Wakil Bupati, ke depan akan menjadi daerah yang sangat maju dan terus berkembang pesat. Hal ini ditandai dengan adanya berbagai rencana pembangunan di Kab. Karawang, seperti keberadaan Bandara serta Pelabuhan Internasional. Akan tetapi pesatnya perkembangan tersebut, tentu akan disertai dengan munculnya sejumlah dampak negatif. “Karakter generasi muda inilah yang pada akhirnya dapat menentukan keberhasilan Kab. Karawang dalam mengatasi dampak-dampak negatif tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Al Mumtaaz, Lyra Widiyanti mengatakan bahwa pihaknya sangat yakin bahwa pendidikan karakter merupakan jawaban yang tepat guna mengatasi krisis multi dimensi bangsa kita saat ini.  Bila kita tidak mampu menyambutnya, maka gaung pendidikan berkarakter akan semakin hilang. “Untuk itu, kami dan jajaran Yayasan Al Mumtaaz akan tetap istiqomah untuk selalu fokus dalam pengembangan karakter bangsa,” ujarnya.

Yayasan Pendidikan Al Mumtaaz sendiri, lanjut Lyra, saat ini telah memiliki jaringan pendidikan berkarakter Islami mulai tingkat usia dini hingga tingkat SD yang telah berjalan sejak 13 tahun. Hal ini karena Yayasan Al Mumtaaz melihat kebutuhan masyarakat akan sekolah islam yang berkualitas terus meningkat. “Kualitas inilah yang kami harapkan tidak hanya datang dari ilmu dan pengetahuan, melainkan juga menekankan pada pendidikan karakter,” tambahnya.

Sementara itu, selain menghadirkan Wakil Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana, kegiatan seminar tersebut juga menghadirkan dua nara sumber lainnya yang merupakan tokoh pendidikan anak nasional. Kedua nara sumber itu adalah Astri Ivo yang akan membawaka materi “Menjadi Anak Berkarakter Pasti Berprestasi” dan Siska Yudhistira Massardi dengan materi “Sukses Membangun Karakter Anak dengan Metode Sentra”.
You are here: The News WAKIL BUPATI KARAWANG: KRISIS KARAKTER HARUS DIATASI